KOMINFOKUBAR—SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat secara resmi melepas Kontingen
Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) Kabupaten Kutai Barat yang akan
mengikuti Pesparani Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 di Kota
Balikpapan.
Acara pelepasan
ini dihadiri oleh Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, para tokoh agama,
perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat, Pengurus LP3KD (Lembaga
Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah) Kabupaten Kutai Barat,
serta para peserta dan pelatih kontingen, yang berlangsung di Auditorium Aji
Tulur Jejangkat (ATJ). Rabu (03/09/2025).
Dalam
sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi dan
kebanggaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta kontingen, para
pelatih, pendamping, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan
diri dalam mengikuti ajang ini.
“Pesparani bukan
hanya sekadar ajang lomba atau kompetisi, melainkan juga menjadi sarana
pembinaan iman, pengembangan seni budaya gerejawi, dan mempererat persaudaraan
antarumat Katolik serta seluruh masyarakat. Semoga kesempatan ini memberikan
semangat dan harapan baru dalam membangun “Kutai Barat yang semakin Sejahtera,
Aman, Adil, Merata, dan Beradat”, ujarnya.
Sejak dibentuk
pada tahun 2018 berdasarkan SK Bupati Kutai Barat No. 466.453.2/K.787/2018,
LP3KD telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten dalam bidang pembinaan
iman umat Katolik, khususnya melalui seni budaya religius. Kini, dengan
terbitnya SK Bupati No. 800.05.452.1/K.1681/2025 tentang pembentukan pengurus
LP3KD periode 2025–2030.
“saya berharap
semangat pelayanan, kreativitas, dan komitmen pengurus semakin ditingkatkan,
demi melanjutkan tongkat estafet organisasi ini dengan penuh tanggung jawab”,
harapnya.
Sementara Ketua
Umum LP3KD RD. Tadius Sam Anyeq laporannya menyampaikan, Perjalanan
LP3KD Kutai Barat tidak hanya mencerminkan semangat pelayanan keagamaan, tetapi
juga menjadi bukti nyata kontribusi daerah kita di tingkat provinsi bahkan
nasional.
Kontingen di
Tahun 2025 LP3KD Kutai Barat akan mengikuti Seleksi Pesparani Tingkat Provinsi
Kalimantan Timur dari tanggal 5-7 September 2025 di Balikpapan dengan
mengirimkan kontingen sebanyak 172 orang yang diambil dari 7 Paroki yang akan
mengikuti berbagai mata lomba, antara lain Paduan Suara Dewasa Campuran, Mazmur
Anak, Cerdas Cermat Rohani Katolik, Bertutur Kitab Suci, dan beberapa kategori
lainnya.
Lanjut RD.
Tadius Sam Anyeq menyampaikan bahwa seluruh peserta telah menjalani proses
pelatihan dan pembinaan intensif selama beberapa bulan terakhir. Ia juga
menegaskan bahwa semangat kekeluargaan dan spiritualitas menjadi fondasi utama
dalam persiapan kontingen.
Pesparani
Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung di Kota
Balikpapan mulai tanggal 5-7 September 2025 di Kota Balikpapan dan akan diikuti
oleh seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.
Melalui momentum
ini, diharapkan para peserta tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi duta
iman, budaya, dan persaudaraan yang mampu mempererat hubungan antarumat
beragama di Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Barat.
Peliput : Welin
Penulis : Welin